jump to navigation

UNTUK UKHTI TERSAYANG Maret 26, 2009

Posted by addurra31 in 1.
add a comment

Dear Ukhti…
apa kabar imanmu hari ini
semoga selalu menapak maju
apa kabar hatimu hari ini
semoga selalu bersih dari debu juga kelabu
apa kabar cintamu hari ini
semoga selalu berpeluh rindu pada Nya…

Ukhti..
sungguh indah hidup setelah menikah
apa yang sebelumnya haram menjadi halal
semua perbuatannya mendapat pahala yang berlimpah di sisiNya
suka duka dilalui berdua
senang sedih ada yang menemani
tawa tangis pun bersama

Ukhti..
menikah adalah setengah dien
dan ia menggenapkan dien menjadi satu
sungguh, menikah seperti melihat dunia lain yang tiada pernah
dikunjungi sebelumnya
apa yang tidak bisa dilihat sebelum menikah kini tidak lagi
seakan membuka mata kanan yang sebelumnya belum pernah dibuka
begitu luas, begitu indah, hingga Rasul pun menyunnahkan suatu
pernikahan ini
“bukan termasuk ummatku, jika ia berkeinginan tidak menikah…”

Ukhti..
menikah adalah keputusan besar dari suatu perjanjian berat
pernah ada yang berkata..
“saat akad diucapkan Arsy tertinggi berguncang karena suatu
perjanjian
berat diucapkan, karena itu saat akad terjadi ada tangis
disana..tangis
suka, tangis duka…”
Allah menjadi saksi karena Dia Yang Maha Melihat lagi Menatap
dan setiap undangan yang datang akan mendoakan pernikahan ini

Ukhti..
yang sedang menanti “terkasih”
nanti-lah dengan sabar
sungguh, Allah Maha Tau yang terbaik untuk dirimu
siapkan dirimu, hatimu..
sangat mudah bagiNya memberikan “terkasih” untukmu ataupun tidak
berharap dan mintalah padaNya..
pemilik alam raya dan pencipta “terkasih”mu

Ukhti..
yang sedang menjelang akad
berdoa-lah selalu padaNya
penentu segalaNya…
mohon petunjukNya jika “terkasih” adalah yang terbaik untukmu
kemudahan, juga kelancaran dalam peristiwa besar nanti
sungguh, Allah Maha Tau yang terbaik untuk dirimu..
siapkan dirimu, hatimu..

Ukhti..
yang telah menikah
jagalah nikmatNya yang besar ini
hanya dengan izinNya dirimu dan “terkasih”mu bersatu, tiada yang lain
jadilah penyejuk hati dan pandangannya..
menjadi istri sholehah dambaan..

Ukhti..
bahagiamu adalah bahagiaku
sedihmu juga sedihku
tawamu, tawaku juga
tangismu adalah tangisku
semoga Allah Yang Maha Indah,
memudahkan langkah ini..
memberikan yang terbaik menurutNya
dan menjadikan wanita dan istri juga ibu sholehah

Gua Februari 26, 2009

Posted by addurra31 in 1.
add a comment

Dua orang pemuda tampak berdiskusi di sebuah mulut gua. Sesekali, mereka memandang ke arah dalam gua yang begitu gelap. Gelap sekali! Hingga, tak satu pun benda yang tampak dari luar. Hanya irama suara serangga yang saling bersahutan.

“Guru menyuruh kita masuk ke sana. Menurutmu, gimana? Siap?” ucap seorang pemuda yang membawa tas besar. Tampaknya, ia begitu siap dengan berbagai perbekalan.

“Menurut petunjuk guru, gua ini bukan sekadar gelap. Tapi, panjang dan banyak stalagnit, kelelawar, dan serangga,” sahut pemuda yang hanya membawa tas kecil. Orang ini seperti punya kesiapan lain di luar perbekalan alat. “Baiklah, mari kita masuk!” ajaknya sesaat kemudian.

Tidak menyangka dengan ajakan spontan itu, pemuda bertas besar pun gagap menyiapkan senter. Ia masuk gua beberapa langkah di belakang pemuda bertas kecil. “Aneh!” ucapnya kemudian. Ia heran dengan rekannya yang masuk tanpa penerangan apa pun.

Dari mulai beriringan, perjalanan keduanya mulai berjarak. Pemuda bertas besar berjalan sangat lambat. Ia begitu asyik menyaksikan keindahan isi gua melalui senternya: kumpulan stalagnit yang terlihat berkilau karena tetesan air jernih, panorama gua yang membentuk aneka ragam bentukan unik, dan berbagai warna-warni serangga yang berterbangan karena gangguan cahaya. “Aih, indahnya!” gumamnya tak tertahan.

Keasyikan itu menghilangkannya dari sebuah kesadaran. Bahwa ia harus melewati gua itu dengan selamat dan tepat waktu. Bahkan ia tidak lagi tahu sudah di mana rekan seperjalanannya. Ia terus berpindah dari satu panorama ke panorama lain, dari satu keindahan ke keindahan lain.

Di ujung gua, sang guru menanyakan rahasia pemuda bertas kecil yang bisa jauh lebih dulu tiba. “Guru…,” ucap sang pemuda begitu tenang. “…dalam gelap, aku tidak lagi mau mengandalkan mata zhahir. Mata batinkulah yang kuandalkan. Dari situ, aku bisa merasakan bimbingan hembusan angin ujung gua, kelembaban cabang jalan gua yang tak berujung, batu besar, dan desis ular yang tak mau diganggu,” jelas sang pemuda begitu meyakinkan.
**

Ada banyak “gua” dalam hidup ini. Gua ketika seseorang kehilangan pekerjaan. Gua di saat gadis atau lajang terus-menerus tertinggal peluang berjodoh. Gua di saat orang alim menjadi sulit dipercaya. Gua ketika bencana begitu buta. Dan, berbagai “gua” lain yang kadang dalam gelapnya menyimpan seribu satu keindahan yang membuai.

Sebagian kita, suka atau tidak, harus menempuh rute jalannya yang gelap, lembab, dan penuh jebakan. Sayangnya, tidak semua kita mampu menyiapkan bekal secara pas. Kita kadang terjebak dengan kelengkapan alat. Dan, melupakan bekalan lain yang jauh lebih jitu dan berdaya guna: kejernihan mata hati.

Mata hatilah yang mampu menembus pandangan di saat “gelap”. Mata hatilah yang bisa membedakan antara angin tuntunan dengan yang tipuan. Kejernihannya pula yang bisa memantulkan ‘cahaya’ yang sejati. (mnuh)

Aktivis Dakwah Karbitan…! Februari 25, 2009

Posted by addurra31 in 1.
add a comment

Cupu, ABG (ambegan), dan sok suci! Itulah yang sedikit bisa saya gambarkan tentang aktivis dakwah karbitan. Saya sendiri menyebutnya ‘karbitan’ karena memang cenderung dipaksakan menjadi ‘sang aktivis dakwah’ hanya untuk diklaim (atau mengklaim diri) agar disebut ‘aktivis dakwah’. Pencarian dari sebuah eksistensi diri agar disebut ‘aktivis dakwah’ oleh lingkungan sekitar atau suatu komunitas namun cenderung (kalo bahasa gaulnya) ‘maksain’!

Maksain?! Yupz… contoh aja di FS… dengan berbagai macam atribut mulai dari gambar-gambar tentang jihad dan dakwah, puisi-puisi sampai kata-kata mutiara yang (kebanyakan) di copas (copy-paste) yang dikirimkan melalui fasilitas comment, membuat sang pemilik FS telihat militan, aktivis sejati, tangguh, sholeh dan suci telebih di mata lawan jenisnya. Menjajakan cinta atas nama dakwah. Buat yang tersinggung, mohon maaf dah… ini baru setengahnya aja.

But, ini kenyataan lho. Saya sering iseng-iseng ngechek comment-comment FS ‘aktivis dakwah karbitan’ ini. Yaahh lihat dari fotonya siiy.. biasanya yang ikhwan kalo nggak tampang sholehnya yang dipajang yaa.. gambar mujahid Palestina, atau orang pake sorban (kafiyeh) dengan muka sebagian ditutup. Hhm…. Subhanallah… Militan negh kayaknya! Tapi pas liat commentnya… hihi… rata2 yang ngisi akhwat.. dengan kata-kata romantis pula.. Beberapa contohnya,

“syukron akhi atas tausyiahnya.. jangan bosen-bosen ingetin ana yah…”
(hihi.. nggak ada akhwat yang ingetin anti ya ukh…?)

“Salam.. Lama nggak silaturahim,.. gimana kabarnya? Sekarang kegiatannya apa?
(penting gitu? Siapa eloe?!)

“Add ana aja akh.. biar nambah ukhuwah… ini alamatnya……, atau kalo mau chating ini alamat YM ana…”
(hadooohh… MR-nya nggak marah tuh ukh?!)

Hehe.. masih banyak lagi dah yang laennya.. di FS akhwat juga nggak jauh beda.. biasanya dengan foto kartun bergambar akhwat, kemudian ngeliat profilnya yang lebih mirip biodata untuk taaruf, sampe puisi-puisi cinta.. (haddooohh…) comment2nya pun nggak kalah vulgar dengan yang diatas… cuma bedanya yang ngirimin ya ikhwan… hohoho…. pernah saya iseng sekali-sekali comment ke akhwat tsb.. “hihihi… gile bener…!!! ikhwan semua tuh yang comment ukh! Mesra-mesra pula lagi! Kenapa nggak sekalian aja ajak taaruf… terus temen-temen akhwatnya mana tuh ukh… lagi marahan yah? Sebenernya siapa yang salah ya? Hohoho…”

Eummm.. saya juga pernah sedikit iseng-iseng ber-nahi munkar lewat comment di FS ke beberapa aktivis dakwah (karbitan)… dengan menasihati agar jangan telalu vulgar terhadap lawan jenis. hasilnya?! luar biasa!!! Mereka cenderung ABG (ambegan) dan membela diri ketika diingatkan (tentunya dengan segudang dalil yang asal comot..). entah mungkin dengan alasan memperbanyak silaturahim atau merasa diri terlalu suci hingga merasa mampu menahan godaan dari virus-virus syaithon. Atau bisa juga nggak seimbangya atara amar ma’ruf dengan nahi munkarnya.

Agak berbeda respon, ketika comment yang saya lontarkan ditujukan kepada orang-orang biasa (yang nggak mengklaim dirinya sebagai aktivis dakwah atau bahasa kita-nya: ammah). Mereka cenderung menerima dah bahkan berterima kasih udah diingatkan.

Ya Allah… begitu halusnya… hingga kita tak menyadarinya. Jangan-jangan saya dan kita mungkin sudah terjebak dalam permainan setan ini?! lambat laun karena tidak sadar, akhirnya kita telah jadi korban.

Tanpa bermaksud menuduh siapapun, tulisan ini tentunya nggak harus membuat kita berhenti terpaku tuk meneruskan dakwah, saling menasehati, bertausyiah, berfastabiqul khoirot. Karena berhenti dan sesuatu harus bersandar pada Allah SWT. Namun sangatlah bijak, jika kita mau berhenti sejenak menengok ke dalam relung hati kita yang paling dalam, sudah luruskah niat kita? adakah benih karat yang mencoba menggerogoti? Kenapa tausyiah kita hanya kepada lawan jenis? Padahal masih banyak saudara-saudara kita sesama jenis yang butuh nasihat kita. Niat & keikhlasan seutuhnya adalah urusan makhluk dengan sang Kholik langsung, manusia lain manapun tidak mampu menilainya. Jika belum lurus, mari kita sama-sama luruskan. Jika merasa berat meluruskannya, mari sama-sama berdo’a semoga Allah memberikan kekuatan lebih dan senantiasa menjauhkan kita dari keterpedayaan.

Jadi… masih mau disebut aktivis dakwah karbitan?

Katakan Cinta, Dan Berbuatlah!! Februari 18, 2009

Posted by addurra31 in 1.
add a comment

Cinta bukan sekedar ucapan, cinta bukan sekedar pemberian, tapi Cinta membutuhkan pengorbanan dan kesetiaan, bila cinta sudah bersemi, maka apapun yang akan kita lakukan untuk nya menjadi ringan, kadang tak perlu menunggu balasan darinya, ketika ucapan terima kasih keluar dari mulutnya, membuat hati kita berbunga-bunga, dan bertambah cinta kita padanya. Itulah cinta yang kadang membuat manusia menjadi gila karenanya, tak bisa menahan gejolak cinta, maka bunuh diri temannya, karena cinta kita di tolak mentah-mentah. Nauzubillahi min zalik.

Dari mata turun ke hati, begitulah seseorang yang sedang jatuh cinta berpuisi. Maka ada perintah dari Allah SWT, untuk selalu menundukkan pandangan.

Dalam QS. Annur ayat 30-31 : Allah menyuruh laki-laki dan perempuan yang beriman untuk menahan pandangannya.

Cinta memang sangat besar pengaruhnya bagi kehidupan semua manusia, tanpa cinta hidup tiada artinya, tapi Cinta yang Indah, yang sesungguhnya hanyalah pada sang Khalik, karena bila kita mencintai manusia tanpa dasar karena Allah, maka ketika cinta itu pudar kita akan merasakan sakitnya.

Banyak sekali saya lihat di Jerman ini, karena cinta yang sudah menguasai dirinya, sampai-samapai diapun berani menggadaikan agama dan aqidahnya, demi untuk hidup bersama orang yang di cintainya.

Tapi ada seorang teman saya bercerita tentang temannya, yang benar-benar mencintai Allah semata, hingga dia rela meninggalkan kekasihnya yang berkebangsaan asing, padahal dia akan segera tunangan dan ibunya pun sudah menyetujuinya.
Ketika curhat pada teman saya itu, wanita tersebut sedang dalam kegalauan, antara cinta dan takut akan laknat Allah, karena sang kekasih tidak ingin mengikuti agamanya ( islam ) dan dia bilang,

“bila nanti sudah menikah, maka anak mereka pun harus di beri kebebasan, tidak boleh ada pemaksaan dalam menentukan hidup dan agamanya”

Teman saya hanya memberi nasehat, agar si temannya itu memikirkannya, sebelum terlanjur, karena itu semua akan membawa dampak negatif pada kehidupannya kelak, dan anak-anak nya juga akan mereka bawa kemana, padahal anak-anak itu kelak akan menjadi ladang syurga bagi kedua orang tuanya. Setelah beberapa kali curhat dengan teman saya itu, maka dia ( wanita itu) mengambil keputusan yang sungguh menakjubkan, dia memutuskan cintanya pada lelaki itu, yang telah lama di bina. Dia merasa Cintanya pada Allah lebih besar, bahkan karena cintanya yang sungguh-sungguh di berikannya pada Allah swt, dia sekarang mengenakan jilbab untuk menutup auratnya. Subhanallah, tak dapat di pungkiri bukan, bila Allah ingin memberi hidayah pada siapa pun, maka Allah akan segera memberinya. Kini temannya itu sudah menikah dan mendapatkan yang terbaik dari Allah SWT. Puji syukur hanya kehadirat yang Maha Kuasa, yang menyempurnakan keimanan seseorang, atas dasar cinta.

Mendengar cerita dari teman saya itu , membuat saya sangat-sangat terharu sekali, sementara teman saya yang sudah berjilbab rapi, dan mengaji pula, tiba-tiba membuka jilbabnya hanya untuk menikah dengan orang bule, non muslim. Inilah pelajaran cinta yang Allah berikan pada kita. Maka jangan lah kita sungkan-sungkan untuk mengatakan cinta pada Allah, karena Allah akan membalasnya dengan lebih baik lagi. Dan janganlah kita lari dari kenyataan, karena sesungguhnya Allah itu mengikuti kita dan Allah berada di mana pun kita berada.

Maka bila Cinta katakanlah dan Berbuatlah , untuk Allah swt tidak ada yang tidak mungkin. Mendekatlah pada-Nya, maka Allah akan bersama kita senantiasa.

Dalam QS. Albaqoroh ayat 186 Allah SWT berfirman

” Dan apa bila hamba-hamba-Ku bertanya kepada mu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo´a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”

Dalam Hadist dikatakan :

“Di riwayatkan dari Abu Hurairah RA bahwa Nabi SAW pernah bersabda : ” Apa bila Allah mencintai seorang Hamba-Nya, maka Allah memanggil Jibril, sesungguhnya Allah mencintai si Fulan, maka cintailah dia, maka Jibril pun mencintainya, berikutnya Jibril berseru kepada penghuni langit, sesungguhnya Allah mencintai si Fulan, karena itu cintai lah dia, maka penghuni langit pun mencintainya, lalu seorang hamba tersebut di cintai oleh penghuni bumi. ( HR. Bukhori ) “

Banyak yang dapat kita persembahkan untuk Allah swt, demi meraih kebahagiaan Dunia dan Akhirat, tidak harus mengorbankan agama dan aqidah kita sebagai seorang muslim, dan tak perlu takut akan kekurangan rizki, karena semua sudah di atur oleh Yang Maha Kuasa.

Wallahu ´alam bishawab.

Pengemis Buta dan Rasulullah SAW Februari 9, 2009

Posted by addurra31 in 1.
add a comment

Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya.

Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan makanan, dan tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya itu adalah Rasulullah SAW. Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat.

Setelah wafatnya Rasulullah SAW, tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. Suatu hari sahabat terdekat Rasulullah SAW yakni Abubakar RA berkunjung ke rumah anaknya Aisyah RA yang tidak lain tidak bukan merupakan isteri Rasulullah SAW dan beliau bertanya kepada anaknya itu, Anakku, adakah kebiasaan kekasihku yang belum aku kerjakan?

Aisyah RA menjawab,Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu saja.
Apakah Itu?, tanya Abubakar RA. Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada disana, kata Aisyah RA.

Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu. Abubakar RA mendatangi pengemis itu lalu memberikan makanan itu kepadanya.
Ketika Abubakar RA mulai menyuapinya, sipengemis marah sambil menghardik, Siapakah kamu?
Abubakar RA menjawab,Aku orang yang biasa (mendatangi engkau).
Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku, bantah si pengemis buta itu.

Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah.
Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut, setelah itu ia berikan padaku, pengemis itu melanjutkan perkataannya.

Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu,
Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW.

Seketika itu juga pengemis itu pun menangis mendengar penjelasan Abubakar RA, dan kemudian berkata,
Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia….

Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abubakar RA saat itu juga dan sejak hari itu menjadi muslim.

Nah, wahai saudaraku, bisakah kita meneladani kemuliaan akhlaq Rasulullah SAW?
Atau adakah setidaknya niatan untuk meneladani beliau?
Beliau adalah ahsanul akhlaq, semulia-mulia akhlaq.

Kalaupun tidak bisa kita meneladani beliau seratus persen, alangkah baiknya kita berusaha meneladani sedikit demi sedikit, kita mulai dari apa yang kita sanggup melakukannya.

Sadaqah Jariah salah satu dari nya mudah dilakukan, pahalanya?
MasyaAllah.. ..macam meter taxi…jalan terus.

Sadaqah Jariah – Kebajikan yang tak berakhir.

1. Berikan al-Quran pada seseorang, dan setiap dibaca, Anda mendapatkan hasanah.

2. Sumbangkan kursi roda ke RS dan setiap orang sakit menggunakannya, Anda dapat hasanah.

4. Bantu pendidikan seorang anak.

5. Ajarkan seseorang sebuah do’a. Pada setiap bacaan do’a itu, Anda dapat hasanah.

6. Bagi CD Quran atau Do’a.

7. Terlibat dalam pembangunan sebuah mesjid.

8. Tempatkan pendingin air di tempat umum.

9. Tanam sebuah pohon. Setiap seseorang atau binatang berlindung dibawahnya, Anda dapat hasanah.

10. Bagikan email ini dengan orang lain. Jika seseorang menjalankan salah satu dari hal diatas, Anda dapat hasanah sampai hari Qiamat.

Aminnnnnn…
.

Misi Keluarga Muslim Februari 3, 2009

Posted by addurra31 in 1.
add a comment

Seperti apakah bentuk keluarga kita? Maklum, ada yang mengatakan rumahku surgaku. Tapi, tak sedikit mengatakan rumah gue kayak neraka. Atau, hambar saja. Tak ada rasa bahwa kita punya keluarga.

Apa pun bentuk keluarga kita itu adalah hasil dari perpaduan tiga faktor pembentuknya. Ketiga faktor itu adalah paradigma yang kita miliki tentang keluarga, kompetensi seluruh anggota keluarga kita dalam membangun keluarga, dan macam apa aktivitas yang ada dalam keluarga kita.

Kalau dalam paradigma kita bahwa keluarga bahagia adalah yang bergelimangan harta, maka motivasi kita dalam berkeluarga adalah mengkapitasisasi kekayaan. Maka, kita akan mencari istri atau suami anak tunggal dari calon mertua yang kaya. Pusat perhatian kita dalam berkeluarga adalah menambah kekayaan.

Bagi paradigma berkeluarga seorang muslim berasal dari motivasi bahwa berkeluarga adalah untuk beribadah kepada Allah, menjaga kesucian diri, dan merealisasikan amal bahwa berkeluarga adalah bagian dari sebuah gerakan menegakkan hukum-hukum Allah di muka bumi. Sehingga, pusat perhatiannya dalam berkeluarga adalah meningkatkan kualitas ruhiyah, fikriyah, nafsiyah (emosi kejiwaan), jasadiyah, dan sosialisasi setiap anggota keluarganya.

Karena itu, membangun keluarga sakinah mawadah wa rahmah (samara) adalah sasaran yang ingin dicapai seorang muslim dalam membentuk berkeluarga. Dalam keluarga yang samara itulah kita akan melahirkan pribadi islami untuk saat ini dan masa depan.

Jadi, sangat penting bagi seorang muslim membangun kompetensi untuk membangun keluarga. Apa itu kompetensi berkeluarga? Kompetensi berumah tangga adalah segala pengetahuan, keterampilan, dan sikap dasar yang harus dimiliki agar seseorang dapat berhasil membangun rumah tangga yang kokoh yang menjadi basis penegakkan nilai-nilai Islam di masyarakat. Maka tak heran jika Rasulullah saw. menyuruh kita untuk pandai-pandai memilih pasangan hidup. Jangan asal pilih.

Abi Hurairah r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. telah bersabda, “Seorang wanita dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Berbahagialah orang yang menikahi wanita karena agamanya, dan merugilah orang yang menikahi wanita hanya karena harta, kecantikan, dan keturunannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Abdillah bin Amrin r.a. berkata, bahwa Rasu­lullah saw. telah bersabda, “Janganlah kamu menikahi wanita hanya karena kecantikannya, sebab kecantikan itu pada saatnya akan hilang. Janganlah kamu menikahi wanita hanya karena hartanya, sebab harta boleh jadi membuatnya congkak. Tetapi nikahilah wanita karena agamanya. Sebab seorang wanita budak yang jelek lagi hitam kelam yang memiliki agama (kuat dalam beragama) adalah lebih baik daripada wanita merdeka yang cantik lagi kaya, tetapi tidak beragama.” (HR. Ibnu Majah).

Ibnu Abbas r.a. berkata, bahwa Nabi saw. telah bersabda, “Empat perkara, barangsiapa memilikinya berarti dia mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat: hati yang selalu bersyukur, lisan yang selalu berdzikir, badan yang sabar dikala mendapat musibah, dan istri yang dapat menjaga kehormatan diri serta dapat menjaga harta suami.” (HR. Thabrani dalam kitab Al-Kabir dan Al-Ausath, sedang sanad dalam salah satu dan dua riwayat adalah bagus).

Keshalihan diri kita dan pasangan hidup kita adalah modal dasar membentuk keluarga samara. Seperti apakah keluarga samara? Yaitu keluarga dengan karakteristik sebagai berikut:

- Keluarga yang dibangun oleh pasangan suami-istri yang shalih.

- Keluarga yang anggotanya punya kesadaran untuk menjaga prinsip dan norma Islam.

- Keluarga yang mendorong seluruh anggotanya untuk mengikuti fikrah islami.

- Keluarga yang anggota keluarganya terlibat dalam aktivitas ibadah dan dakwah, dalam bentuk dan skala apapun.

- Keluarga yang menjaga adab-adab Islam dalam semua sisi kehidupan rumah tangga.

- Keluarga yang anggotanya melaksanakan kewajiban dan hak masing-masing.

- Keluarga yang baik dalam melaksanakan tarbiyatul aulad (proses mendidik anak-anak).

- Keluarga yang baik dalam mentarbiyah khadimah (mendidik pembantu).

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. [QS. Ruum (30): 21]

Untuk apa Allah memberikan samara kepada pasangan suami-istri muslim? Sebagai modal untuk meraih kebahagiaan. Bukankah tujuan hidup kita sebagai seorang manusia adalah memperoleh kebahagian? Bagi seorang muslim, ada tiga level kebahagiaan yang ingin dicapai sesuai dengan QS. Al-Baqarah (2) ayat 201.

Dan di antara mereka ada orang yang berdoa, “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka”

- رَبَّنـــَا آتِــنَا فِي الدُّنْيــَا حَسَنَةً

- وَ فِي اْلآخَرَةِ حَسَنَةً

- وَ قِــنَا عَذَابَ الــنَّارِ

Itulah sebaik-baik doa seorang muslim. Kita bercita-cita meraih kebahagiaan di dunia. Ketika meninggalkan dunia, kita mendapat kebahagiaan di akhirat. Yang dimaksud dengan al-hasanah (kebaikan) di akhirat adalah surga. Tapi, ada orang yang langsung masuk surga dan ada orang yang dibersihkan dulu dosa-dosanya di neraka baru kemudian masuk surga. Nah, obsesi tertinggi kita adalah wa qinaa adzaaban nar, masuk surga dengan tanpa tersentuh api neraka terlebih dahulu. Sebab, inilah kesuksesan yang sebenarnya bagi diri seorang mukmin.

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. [QS. Ali Imran (3): 185]

Karena itu, doa rabbanaa atinaa fiiddunya hasanah… haruslah menjadi syiar yang selalu disenandungkan oleh setiap muslim sepanjang hidupnya di dunia. Ketika seorang muslim dan muslimah menikah, syiar ini bertransformasi menjadi: “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At-Tahrim (66): 6)

Inilah tugas pokok seorang kepala keluarga: menjaga agar tidak satupun anggota keluarganya tersentuh api neraka. Untuk menunjukkan bahwa tugas ini sangat penting, Allah swt. memvisualisasikan bagaimana dahsyatnya neraka dan tidak nyamannya orang yang masuk ke dalamnya. Bahkan, orang yang masuk ke dalam neraka menjadi bahan bakar. Diperlakukan kasar dan keras. Padahal, kita tidak pernah ridha jika istri kita diganggu orang di jalan, kita marah jika anak kita dilukai orang, kita tidak mau anggota keluarga kita tidak nyaman akibat kepanasan atau kehujanan. Itulah bentuk rasa sayang kita kepada mereka. Seharusnya, bentuk kasih sayang itu juga menyangkut nasib mereka di akhirat kelak. Kita tidak ingin satu orang anggota keluarga kita tersentuh api neraka.

Tugas berat ini tentu tak mungkin ditanggung oleh seorang kepala keluarga sendiri tanpa ada keinginan yang sama dari setiap anggota keluarga. Artinya, akan lebih mudah jika seorang suami beristri seorang muslimah yang punya visi yang sama: sama-sama ingin masuk surga tanpa tersentuh api neraka. Inilah salah satu alasan bahwa kita tidak boleh asal dalam memilih pasangan hidup.

Karena itu, hubungan suami-istri, orang tua dan anak, adalah hubungan saling tolong menolong. Saling tolong menolong agar tidak tersentuh api neraka. “Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lain. mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” [QS. At-Taubah (9): 71]

Tolong menolong. Itulah kata kunci pasangan samara dalam mengelola keluarga. Suami-istri itu akan berbagi peran dan tanggung jawab dalam mengelola keluarga mereka. Sungguh indah gambaran pasangan suami-istri yang seperti ini. Suaminya penuh rasa tanggung jawab, istrinya mampu menjaga diri dan menempatkan diri. “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang shalihah ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara mereka.” [QS. An-Nisa' (4): 34]

Pasangan suami-istri yang seperti itu sadar betul bahwa keluarga harus dikelola seperti sebuah organisasi. Bukankah keluarga adalah unit terkecil dalam susunan organisasi masyarakat? Bukankah keluarga miniatur sebuah negara? Jadi, kenapa banyak keluarga berjalan tanpa pengorganisasian yang memadai?

Jika kita yakin bahwa keluarga adalah sebuah lembaga, maka sebagai lembaga harus terorganisasi. Ada pemimpin ada yang dipimpin. Ikatan antara pemimpin dan yang dipimpin adalah ikatan kerjasama. Kerjasama haruslah punya tujuan yang terukur. Dan tujuan yang ingin dicapai haruslah diketahui bagaimana cara mencapainya. Itu artinya, cara pencapaiannya harus direncanakan. Setiap rencana baru bisa sukses jika diiringin kemauan yang kuat (azzam).

Dan salah satu rahasia keberhasilan realisasi sebuah rencana adalah ketika rencana itu dibuat dengan prinsip syura. Semakin tinggi tingkat partisipasi, maka akan semakin tinggi potensi keberhasilan tujuan itu dicapai. Inilah salah satu rahasia keberhasilan Rasulullah saw. mengelola para sahabat. Karena Rasulullah saw. selain berlemah-lembut, juga mengajak peran aktif mereka dalam bermusyawarah membuat rencana-rencana strategis (lihat QS. Ali Imran (3): 159].

Artinya, keluarga juga akan sukses mencapai tujuan-tujuannya jika menerapkan prinsip syura dalam perencanaannya. Bahkan, untuk urusan menyapih (ibu berhenti memberi ASI) pun harus disyurakan. Ini perintah Allah swt. Silakan lihat QS. Al-Baqarah (2) ayat 233.

Jadi, jika ingin tidak ada satu orang keluarga pun tersentuh api neraka, kita harus merencanakannya. Tetapkan ini sebagai visi keluarga kita. Lalu, breakdown agar menjadi sebuah langkah yang aplikatif. Jika kita perinci, kira-kira akan menjadi seperti ini.

Visi keluarga kita:

Tidak ada satu pun anggota keluarga tersentuh api neraka وَ قِــنَا عَذَابَ الــنَّارِ

Misi keluarga kita:

  1. Mencapai derajat takwa yang sebenarnya التَّقْوَى حَقَّ تُـقَـاتِه)ِ)
  2. Memperoleh hidup mulia atau mati syahid عَيْشْ كَرِيْمًا أَوْ مُتْ شَهِيْد)ً)

Strategi untuk mencapai visi dan misi keluarga kita:

1. Setiap anggota keluarga mengikuti tarbiyah (pendidikan) dalam bentuk tilawah Al-Qur’an, ada proses tazkiyah (pembersihan diri), dan taklim.

2. Setiap anggota keluarga menjalankan ibadah sampai derajat ihsan.

3. Setiap anggota keluarga berdakwah dan berjihad fii sabilillah.

4. Ada anggota keluarga yang menjadi pemimpin masyarakat (istikhlafu fiil ardhi).

Arah kebijakan keluarga kita:

1. Semua anggota keluarga kita harus tertarbiyah.

2. Setiap anggota keluarga harus memiliki jadwal ibadah unggulan pribadi, baik secara ritual maupun sosial.

3. Secara jama’i (bersama-sama), keluarga harus punya jadwal ibadah unggulan, baik ritual maupun sosial.

4. Harus memiliki agenda dakwah di dalam keluarga.

5. Harus memiliki agenda dakwah di untuk masyarakat sekitar.

6. Menghadirkan suasana keluarga yang mendukung tercapainya visi dan misi keluarga.

7. Mendidik setiap anggota keluarga untuk mencapai kualitas keluarga sebagai pemimpin umat.

8. Menyediakan sarana dan prasarana pendukung tercapainya visi dan misi keluarga.

Setelah arah dan kebijakan ditetapkan, perincilah ke dalam program dan kegiatan yang aplikatif.

URGENSI JIHAD FII SABIILILLAH Februari 3, 2009

Posted by addurra31 in 1.
add a comment

Oleh : Abu Wihdan Hidayatullah I. Landasan Hukum Jihad Fii Sabiilillah Al-Qur’an : ” Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan- Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan. ” (QS. 5 : 35) ” Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan ataupun merasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. ” (QS. 9 : 41) ” Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya din (agama) itu semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan. Dan jika mereka berpaling, maka ketahuilah bahwasanya Allah Pelindungmu. Dia adalah Allah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.” (QS. 8 : 39-40) ” Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.”(QS. 9 : 29) ” Dan apabila diturunkan sesuatu surat (yang memerintahkan kepada orang munafik itu): “Berimanlah kamu kepada Allah dan berjihadlah beserta Rasul-Nya”, niscaya orang-orang yang sanggup di antara mereka meminta izin kepadamu (untuk tidak berjihad) dan mereka berkata: “Biarkanlah kami berada bersama orang-orang yang duduk”. (QS. 9 : 86) ” Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang- orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan shalat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. 9 : 5) ” Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar- benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. ……. ” (QS. 22 : 78) ” Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS. 2 : 190) ” Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.” (QS. 2 : 193) ” Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan- kawan syaitan itu, karena sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah.” (QS. 4 : 76) Al-Hadits : ” Dari Abdullah bin Umar r.a. berkata, Rasulullah Shallallahu `alaihi wa sallam bersabda : ” Aku diperintahkan untuk memerangi manusia, sehingga mereka mengatakan, `Laa Ilaaha Ilallaah’. Apabila mereka mengucapkan kalimat tersebut, maka darah dan harta mereka terjaga (tidak akan kami ganggu) kecuali dengan haknya, sedang penghisaban mereka terserah Allah Subhanahu wa ta’ala. ” (HR. Al-Bukhari) Dengan matan yang sedikit berbeda, hadits tersebut diriwayatkan pula oleh Muslim dari Abu Hurairah r.a. Lafadz Qital “perang” dalam hadits diatas adalah jihad untuk menyebarkan Islam, menyeru manusia agar beriman kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, beriman kepada apa yang dibawa oleh Rasulullah Shallallahu `alaihi wa sallam dan menegaskan bahwa pada hari Qiamat nanti Allah akan menghisab manusia atas kekufuran mereka. ” Dari Buraidah r.a. ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu `alaihi wa sallam bersabda, : ” Berperanglah dengan nama Allah dan di jalan Allah. Perangilah orang yang kufur pada Allah. Berperanglah tapi jangan melakukan korupsi (terhadap rampasan perang), jangan mengkhianati (perjanjian), jangan memotong-motong (mayat0 dan jangan membunuh anak-anak. Apabila kamu menjumpai musuh dari kalangan orang-orang musyrik, maka serulah pada tiga hal. Bila mereka menyambut salah satu dari tiga hal tersebut maka terimalah (pilihan) mereka dan jangan perangi mereka.” (HR. Muslim) Lafadz Ghazwun “perang” dalam hadits ini adalah jihad. Dan hadits tersebut menegaskan jihad harus dengan nama Allah dan di jalan Allah untuk memerangi orang yang kufur kepada Allah. Perang tersebut didahului dengan seruan untuk memeluk Islam. Abu Dawud meriwayatkan dengan sanadnya dari Anas r.a., ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu `alaihi wa sallam bersabda : “Berjihadlah kepada orang-orang musyrik dengan hartamu, jiwamu, dan lisanmu. ” Makna Jihad dalam hadits ini adalah mengorbankan (Tadlhiyah) harta dan jiwa di jalan Allah serta menundukkan lisan untuk berjihad di jalan-Nya. Al-Hakim meriwayatkan dalam kitab Al-Mustadrak dengan sanadnya dari Abu Musa r.a. ia berkata, Rasulullah Shallallahu `alaihi wa sallam bersabda, : ” Surga itu di bawah kilatan pedang “

Sejarah Konflik Palestina – Israel dari Masa ke Masa Februari 3, 2009

Posted by addurra31 in 1.
add a comment

Pada tanggal 1 Januari 2009 ini serangan rezim zionis Israel ke Gaza atas
bangsa Palestina sudah berlangsung 5 hari (27 Desember 2008). Ratusan
orang sipil Palestina tewas menggenaskan, sedangkan ratusan lainnya
luka-luka. Kutukan atas serangan tersebut berdatangan dari berbagai
negara, namun sayangnya Amerika Serikat ternyata mem-veto resolusi PBB
atas serangan Israel ke Gaza tersebut

Konflik Palestina – Israel menurut sejarah sudah 31 tahun ketika pada
tahun 1967 Israel menyerang Mesir, Yordania dan Syria dan berhasil merebut
Sinai dan Jalur Gaza (Mesir), dataran tinggi Golan ( Syria ), Tepi Barat dan
Yerussalem (Yordania).. Sampai sekarang perdamaian sepertinya jauh dari
harapan. Ditambah lagi terjadi ketidaksepakatan tentang masa depan
Palestina dan hubungannya dengan Israel di antara faksi-faksi di Palestina
sendiri. Tulisan ini dimaksudkan sebagai pengingat sekaligus upaya membuka
pemahaman kita mengenai latar belakang sejarah sebab terjadinya konflik
ini.

2000 SM – 1500 SM

Istri Nabi Ibrahim A.s., Siti Hajar mempunyai anak Nabi Ismail A.s.
(bapaknya bangsa Arab) dan Siti Sarah mempunyai anak Nabi Ishak A.s. yang
kemudian mempunyai anak Nabi Ya’qub A.s. alias Israel (Israil, Qur’an).
Anak keturunannya disebut Bani Israel sebanyak 7 (tujuh) orang. Salah
satunya bernama Nabi Yusuf A.s. yang ketika kecil dibuang oleh
saudara-saudaranya yang dengki kepadanya. Nasibnya yang baik membawanya ke
tanah Mesir dan kemudian dia menjadi bendahara kerajaan Mesir. Ketika masa
paceklik, Nabi Ya’qub A.s. beserta saudara-saudara Yusuf bermigrasi ke
Mesir. Populasi anak keturunan Israel (Nabi Ya’qub A.s.) membesar.

1550 SM – 1200 SM

Politik di Mesir berubah. Bangsa Israel dianggap sebagai masalah bagi
negara Mesir. Banyak dari bangsa Israel yang lebih pintar dari orang asli
Mesir dan menguasai perekonomian. Oleh pemerintah Firaun bangsa Israel
diturunkan statusnya menjadi budak.

1200 SM – 1100 SM

Nabi Musa A.s. memimpin bangsa Israel meninggalkan Mesir, mengembara di
gurun Sinai menuju tanah yang dijanjikan, asalkan mereka taat kepada Allah
Swt – dikenal dengan cerita Nabi Musa A.s. membelah laut ketika bersama
dengan bangsa Israel dikejar-kejar oleh tentara Mesir menyeberangi Laut
Merah. Namun saat mereka diperintah untuk memasuki tanah Filistin
(Palestina), mereka membandel dan berkata: “Hai, Musa, kami sekali-kali
tidak akan memasukinya selama-lamanya, selagi ada orang yang gagah perkasa
di dalamnya, karena itu pergilah kamu bersama Rabbmu (Tuhanmu), dan
berperanglah kamu berdua, sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini
saja.” (QS 5:24)

Akibatnya mereka dikutuk oleh Allah Swt dan hanya berputar-putar saja di
sekitar Palestina. Belakangan agama yang dibawa Nabi Musa A.s. disebut
Yahudi – menurut salah satu marga dari bangsa Israel yang paling banyak
keturunannya, yakni Yehuda, dan akhirnya bangsa Israil – tanpa memandang
warga negara atau tanah airnya – disebut juga orang-orang Yahudi.

1000 SM – 922 SM

Nabi Daud A.s. (anak Nabi Musa A.s.) mengalahkan Goliath (Jalut, Qur’an)
dari Filistin. Palestina berhasil direbut dan Daud dijadikan raja. Wilayah
kerajaannya membentang dari tepi sungai Nil hingga sungai Efrat di Iraq.
Sekarang ini Yahudi tetap memimpikan kembali kebesaran Israel Raya seperti
yang dipimpin raja Daud. Bendera Israel adalah dua garis biru (sungai Nil
dan Eufrat) dan Bintang Daud. Kepemimpinan Daud A.s. diteruskan oleh
anaknya Nabi Sulaiman A.s. dan Masjidil Aqsa pun dibangun.

922 SM – 800 SM

Sepeninggal Sulaiman A.s., Israel dilanda perang saudara yang
berlarut-larut, hingga akhirnya kerajaan itu terbelah menjadi dua, yakni
bagian Utara bernama Israel beribukota Samaria dan Selatan bernama Yehuda
beribukota Yerusalem.

800 SM – 600 SM

Karena kerajaan Israel sudah terlalu durhaka kepada Allah Swt maka
kerajaan tersebut dihancurkan oleh Allah Swt melalui penyerangan kerajaan
Asyiria.

“Sesungguhnya Kami telah mengambil kembali perjanjian dari Bani Israil,
dan telah Kami utus kepada mereka rasul-rasul. Tetapi setiap datang
seorang rasul kepada mereka dengan membawa apa yang tidak diingini hawa
nafsu mereka, maka sebagian rasul-rasul itu mereka dustakan atau mereka
bunuh.” (QS 5:70)

Hal ini juga bisa dibaca di Injil (Bible) pada Kitab Raja-raja ke-1 14:15
dan Kitab Raja-raja ke-2 17:18.

600 SM – 500 SM

Kerajaan Yehuda dihancurkan lewat tangan Nebukadnezar dari Babylonia .
Dalam Injil Kitab Raja-raja ke-2 23:27 dinyatakan bahwa mereka tidak
mempunyai hak lagi atas Yerusalem. Mereka diusir dari Yerusalem dan
dipenjara di Babylonia .

500 SM – 400 SM

Cyrus Persia meruntuhkan Babylonia dan mengijinkan bangsa Israel kembali
ke Yerusalem.

330 SM – 322 SM

Israel diduduki Alexander Agung dari Macedonia (Yunani). Ia melakukan
hellenisasi terhadap bangsa-bangsa taklukannya. Bahasa Yunani menjadi
bahasa resmi Israel , sehingga nantinya Injil pun ditulis dalam bahasa
Yunani dan bukan dalam bahasa Ibrani.

300 SM – 190 SM

Yunani dikalahkan Romawi. Maka Palestina pun dikuasai imperium Romawi.

1 – 100 M

Nabi Isa A.s. / Yesus lahir, kemudian menjadi pemimpin gerakan melawan
penguasa Romawi. Namun selain dianggap subversi oleh penguasa Romawi
(dengan ancaman hukuman tertinggi yakni dihukum mati di kayu salib),
ajaran Yesus sendiri ditolak oleh para Rabbi Yahudi. Namun setelah Isa
tiada, bangsa Yahudi memberontak terhadap Romawi.

100 – 300

Pemberontakan berulang. Akibatnya Palestina dihancurkan dan dijadikan area
bebas Yahudi. Mereka dideportasi keluar Palestina dan terdiaspora ke
segala penjuru imperium Romawi. Namun demikian tetap ada sejumlah kecil
pemeluk Yahudi yang tetap bertahan di Palestina. Dengan masuknya Islam
kemudian, serta dipakainya bahasa Arab di dalam kehidupan sehari-hari,
mereka lambat laun terarabisasi atau bahkan masuk Islam.

313

Pusat kerajaan Romawi dipindah ke Konstantinopel dan agama Kristen
dijadikan agama negara.

500 – 600

Nabi Muhammad Saw lahir di tahun 571 M. Bangsa Yahudi merembes ke
semenanjung Arabia (di antaranya di Khaibar dan sekitar Madinah), kemudian
berimigrasi dalam jumlah besar ke daerah tersebut ketika terjadi perang
antara Romawi dengan Persia .

621

Nabi Muhammad Saw melakukan perjalanan ruhani Isra’ dari masjidil Haram di
Makkah ke masjidil Aqsa di Palestina dilanjutkan perjalana Mi’raj ke
Sidrathul Muntaha (langit lapis ke-7). Rasulullah menetapkan Yerusalem
sebagai kota suci ke-3 ummat Islam, dimana sholat di masjidil Aqsa dinilai
500 kali dibanding sholat di masjid lain selain masjidil Haram di Makkah
dan masjid Nabawi di Madinah. Masjidil Aqsa juga menjadi kiblat umat Islam
sebelum dipindah arahnya ke Ka’bah di masjidil Haram, Makkah.

622

Hijrah Nabi Muhammad Saw ke Madinah dan pendirian negara Islam – yang
selanjutnya disebut khilafah. Nabi mengadakan perjanjian dengan bangsa
Yahudi yang menjadi penduduk Madinah dan sekitarnya, yang dikenal dengan
“Piagam Madinah”.

626

Pengkhianatan Yahudi dalam perang Ahzab (perang parit) dan berarti
melanggar Perjanjian Madinah. Sesuai dengan aturan di dalam kitab Taurat
mereka sendiri, mereka harus menerima hukuman dibunuh atau diusir.

638

Di bawah pemerintahan Khalifah Umar Ibnu Khattab ra. Seluruh Palestina
dimerdekakan dari penjajah Romawi. Seterusnya seluruh penduduk Palestina,
Muslim maupun Non Muslim, hidup aman di bawah pemerintahan khilafah.
Kebebasan beragama dijamin sepenuhnya.

700 – 1000

Wilayah Islam meluas dari Asia Tengah, Afrika hingga Spanyol. Di dalamnya,
bangsa Yahudi mendapat peluang ekonomi dan intelektual yang sama. Ada
beberapa ilmuwan terkenal di dunia Islam yang sesungguhnya adalah orang
Yahudi.

1076

Yerusalem dikepung oleh tentara salib dari Eropa. Karena pengkhianatan
kaum munafik (sekte Drusiah yang mengaku Islam tetapi ajarannya sesat),
pada tahun 1099 M tentara salib berhasil menguasai Yerusalem dan
mengangkat seorang raja Kristen. Penjajahan ini berlangsung hingga 1187 M
sampai Salahuddin Al-Ayyubi membebaskannya dan setelah itu ummat Islam
yang terlena sufisme yang sesat bisa dibangkitkan kembali.

1453

Setelah melalui proses reunifikasi dan revitalisasi wilayah-wilayah
khilafah yang tercerai berai setelah hancurnya Baghdad oleh tentara Mongol
(1258 M), khilafah Utsmaniah dibawah Muhammad Fatih menaklukan
Konstatinopel, dan mewujudkan nubuwwah Rasulullah.

1492

Andalusia sepenuhnya jatuh ke tangan Kristen Spanyol (reconquista) . Karena
cemas suatu saat umat Islam bisa bangkit lagi, maka terjadi pembunuhan,
pengusiran dan pengkristenan massal. Hal ini tidak cuma diarahkan pada
Muslim namun juga pada Yahudi. Mereka lari ke wilayah khilafah Utsmaniyah,
diantaranya ke Bosnia . Pada 1992 Raja Juan Carlos dari Spanyol secara
resmi meminta maaf kepada pemerintah Israel atas holocaust (pemusnahan
etnis) 500 tahun sebelumnya. (Tapi tidak permintaan maaf kepada umat
Islam).

1500 – 1700

Kebangkitan pemikiran di Eropa, munculnya sekularisme (pemisahan agama /
gereja dengan negara), nasionalisme dan kapitalisme. Mulainya kemajuan
teknologi moderen di Eropa. Abad penjelajahan samudera dimulai. Mereka
mencari jalur perdagangan alternatif ke India dan Cina, tanpa melalui
daerah-daerah Islam. Tapi akhirnya mereka didorong oleh semangat
kolonialisme dan imperialisme, yakni Gold, Glory dan Gospel. Gold berarti
mencari kekayaan di tanah jajahan, Glory artinya mencari kemasyuran di
atas bangsa lain dan Gospel (Injil) artinya menyebarkan agama Kristen ke
penjuru dunia.

1529

Tentara khilafah berusaha menghentikan arus kolonialisme/ imperialisme
serta membalas reconquista langsung ke jantung Eropa dengan mengepung
Wina, namun gagal. Tahun 1683 M kepungan diulang, dan gagal lagi.
Kegagalan ini terutama karena tentara Islam terlalu yakin pada jumlah dan
perlengkapannya.

“… yaitu ketika kamu menjadi congkak karena banyaknya jumlahmu, maka
jumlah yang banyak itu tidak memberi manfaat kepadamu sedikitpun, dan bumi
yang luas itu terasa sempit olehmu, kemudian kamu lari ke belakang dan
bercerai-berai.” (QS 9:25).

1798

Napoleon berpendapat bahwa bangsa Yahudi bisa diperalat bagi tujuan-tujuan
Perancis di Timur Tengah. Wilayah itu secara resmi masih di bawah
Khilafah.

1831

Untuk mendukung strategi “devide et impera” Perancis mendukung gerakan
nasionalisme Arab, yakni Muhammad Ali di Mesir dan Pasya Basyir di
Libanon. Khilafah mulai lemah dirongrong oleh semangat nasionalisme yang
menular begitu cepat di tanah Arab.

1835

Sekelompok Yahudi membeli tanah di Palestina, dan lalu mendirikan sekolah
Yahudi pertama di sana . Sponsornya adalah milyuder Yahudi di Inggris, Sir
Moshe Monteveury, anggota Free Masonry. Ini adalah pertama kalinya sekolah
berkurikulum asing di wilayah Khilafah.

1838

Inggris membuka konsulat di Yerusalem yang merupakan perwakilan Eropa
pertama di Palestina.

1849

Kampanye mendorong imigrasi orang Yahudi ke Palestina. Pada masa itu
jumlah Yahudi di Palestina baru sekitar 12.000 orang. Pada tahun 1948
jumlahnya menjadi 716.700 dan pada tahun 1964 sudah hampir 3 juta orang.

1882

Imigrasi besar-besaran orang Yahudi ke Palestina yang berselubung agama,
simpati dan kemanusiaan bagi penderitaan Yahudi di Eropa saat itu.

1891

Para penduduk Palestina mengirim petisi ke Khalifah, menuntut dilarangnya
imigrasi besar-besaran ras Yahudi ke Palestina. Sayang saat itu khilafah
sudah “sakit-sakitan” (dijuluki “the sick man at Bosporus ). Dekadensi
pemikiran meluas, walau Sultan Abdul Hamid sempat membuat terobosan dengan
memodernisir infrastruktur, termasuk memasang jalur kereta api dari
Damaskus ke Madinah via Palestina! Sayang, sebelum selesai, Sultan Abdul
Hamid dipecat oleh Syaikhul Islam (Hakim Agung) yang telah dipegaruhi oleh
Inggris. Perang Dunia I meletus, dan jalur kereta tersebut dihancurkan.

1897

Theodore Herzl menggelar kongres Zionis sedunia di Basel Swiss. Peserta
Kongres I Zionis mengeluarkan resolusi, bahwa umat Yahudi tidaklah sekedar
umat beragama, namun adalah bangsa dengan tekad bulat untuk hidup secara
berbangsa dan bernegara. Dalam resolusi itu, kaum zionis menuntut tanah
air bagi umat Yahudi – walaupun secara rahasia – pada “tanah yang
bersejarah bagi mereka”. Sebelumnya Inggris hampir menjanjikan tanah
protektorat Uganda atau di Amerika Latin ! Di kongres itu, Herzl menyebut,
Zionisme adalah jawaban bagi “diskriminasi dan penindasan” atas umat
Yahudi yang telah berlangsung ratusan tahun. Pergerakan ini mengenang
kembali bahwa nasib umat Yahudi hanya bisa diselesaikan di tangan umat
Yahudi sendiri. Di depan kongres, Herzl berkata, “Dalam 50 tahun akan ada
negara Yahudi !” Apa yang direncanakan Herzl menjadi kenyataan pada tahun
1948.

1916

Perjanjian rahasia Sykes – Picot oleh sekutu (Inggris, Perancis, Rusia)
dibuat saat meletusnya Perang Dunia (PD) I, untuk mencengkeram
wilayah-wilayah Arab dan Khalifah Utsmaniyah dan membagi-bagi di antara
mereka. PD I berakhir dengan kemenangan sekutu, Inggris mendapat kontrol
atas Palestina. Di PD I ini, Yahudi Jerman berkomplot dengan Sekutu untuk
tujuan mereka sendiri (memiliki pengaruh atau kekuasaan yang lebih besar).

1917

Menlu Inggris keturunan Yahudi, Arthur James Balfour, dalam deklarasi
Balfour memberitahu pemimpin Zionis Inggris, Lord Rothschild, bahwa
Inggris akan memperkokoh pemukiman Yahudi di Palestina dalam membantu
pembentukan tanah air Yahudi. Lima tahun kemudian Liga Bangsa-bangsa
(cikal bakal PBB) memberi mandat kepada Inggris untuk menguasai Palestina.

1938

Nazi Jerman menganggap bahwa pengkhianatan Yahudi Jerman adalah biang
keladi kekalahan mereka pada PD I yang telah menghancurkan ekonomi Jerman.
Maka mereka perlu “penyelesaian terakhir” (endivsung). Ratusan ribu
keturunan Yahudi dikirim ke kamp konsentrasi atau lari ke luar negeri
(terutama ke AS). Sebenarnya ada etnis lain serta kaum intelektual yang
berbeda politik dengan Nazi yang bernasib sama, namun setelah PD II Yahudi
lebih berhasil menjual ceritanya karena menguasai banyak surat kabar atau
kantor-kantor berita di dunia.

1944

Partai buruh Inggris yang sedang berkuasa secara terbuka memaparkan
politik “membiarkan orang-orang Yahudi terus masuk ke Palestina, jika
mereka ingin jadi mayoritas. Masuknya mereka akan mendorong keluarnya
pribumi Arab dari sana .” Kondisi Palestina pun memanas.

1947

PBB merekomendasikan pemecahan Palestina menjadi dua negara: Arab dan Israel .

1948, 14 Mei.

Sehari sebelum habisnya perwalian Inggris di Palestina, para pemukim
Yahudi memproklamirkan kemerdekaan negara Israel . Mereka melakukan agresi
bersenjata terhadap rakyat Palestina yang masih lemah, hingga jutaan dari
mereka terpaksa mengungsi ke Libanon, Yordania , Syria , Mesir dan
lain-lain. Palestina Refugees menjadi tema dunia. Namun mereka menolak
eksistensi Palestina dan menganggap mereka telah memajukan areal yang
semula kosong dan terbelakang. Timbullah perang antara Israel dan
negara-negara Arab tetangganya. Namun karena para pemimpin Arab sebenarnya
ada di bawah pengaruh Inggris – lihat Imperialisme Perancis dan Inggris di
tanah Arab sejak tahun 1798 – maka Israel mudah merebut daerah Arab
Palestina yang telah ditetapkan PBB.

1948, 2 Desember

Protes keras Liga Arab atas tindakan AS dan sekutunya berupa dorongan dan
fasilitas yang mereka berikan bagi imigrasi zionis ke Palestina. Pada
waktu itu, Ikhwanul Muslimin (IM) di bawah Hasan Al-Banna mengirim 10.000
mujahidin untuk berjihad melawan Israel . Usaha ini kandas bukan karena
mereka dikalahkan Israel , namun karena Raja Farouk yang korup dari Mesir
takut bahwa di dalam negeri IM bisa melakukan kudeta, akibatnya
tokoh-tokoh IM dipenjara atau dihukum mati.

1956, 29 Oktober

Israel dibantu Inggris dan Perancis menyerang Sinai untuk menguasai
terusan Suez . Pada kurun waktu ini, militer di Yordania menawarkan baiat
ke Hizbut Tahrir (salah satu harakah Islam) untuk mendirikan kembali
Khilafah. Namun Hizbut Tahrir menolak, karena melihat rakyat belum siap.

1964

Para pemimpin Arab membentuk PLO (Palestine Liberation Organization) .
Dengan ini secara resmi, nasib Palestina diserahkan ke pundak bangsa
Arab-Palestina sendiri, dan tidak lagi urusan umat Islam. Masalah
Palestina direduksi menjadi persoalan nasional bangsa Palestina.

1967

Israel menyerang Mesir, Yordania dan Syria selama 6 hari dengan dalih
pencegahan, Israel berhasil merebut Sinai dan Jalur Gaza (Mesir), dataran
tinggi Golan ( Syria ), Tepi Barat dan Yerussalem (Yordania). Israel dengan
mudah menghancurkan angkatan udara musuhnya karena dibantu informasi dari
CIA (Central Intelligence Agency = Badan Intelijen Pusat milik USA ).
Sementara itu angkatan udara Mesir ragu membalas serangan Israel , karena
Menteri Pertahanan Mesir ikut terbang dan memerintahkan untuk tidak
melakukan tembakan selama dia ada di udara.

1967, Nopember

Dewan Keamanan PBB mengeluarkan Resolusi Nomor 242, untuk perintah
penarikan mundur Israel dari wilayah yang direbutnya dalam perang 6 hari,
pengakuan semua negara di kawasan itu, dan penyelesaian secara adil
masalah pengungsi Palestina.

1969

Yasser Arafat dari faksi Al-Fatah terpilih sebagai ketua Komite Eksekutif
PLO dengan markas di Yordania.

1970

Berbagai pembajakan pesawat sebagai publikasi perjuangan rakyat Palestina
membuat PLO dikecam oleh opini dunia, dan Yordania pun dikucilkan. Karena
ekonomi Yordania sangat tergantung dari AS, maka akhirnya Raja Husein
mengusir markas PLO dari Yordania. Dan akhirnya PLO pindah ke Libanon.

1973, 6 Oktober

Mesir dan Syria menyerang pasukan Israel di Sinai dan dataran tinggi Golan
pada hari puasanya Yahudi Yom Kippur. Pertempuran ini dikenal dengan
Perang Oktober. Mesir dan Syria hampir menang, kalau Israel tidak
tiba-tiba dibantu oleh AS. Presiden Mesir Anwar Sadat terpaksa
berkompromi, karena dia cuma siap untuk melawan Israel , namun tidak siap
berhadapan dengan AS. Arab membalas kekalahan itu dengan menutup keran
minyak. Akibatnya harga minyak melonjak pesat.

1973, 22 Oktober

Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi Nomor 338, untuk gencatan
senjata, pelaksanaan resolusi Nomor 242 dan perundingan damai di Timur
Tengah.

1977

Pertimbangan ekonomi (perang telah memboroskan kas negara) membuat Anwar
Sadat pergi ke Israel tanpa konsultasi dengan Liga Arab. Ia menawarkan
perdamaian, jika Israel mengembalikan seluruh Sinai. Negara-negara Arab
merasa dikhianati. Karena langkah politiknya ini, belakangan Anwar Sadat
dibunuh pada tahun 1982.

1978, September

Mesir dan Israel menandatangani perjanjian Camp David yang diprakarsai AS.
Perjanjian itu menjanjikan otonomi terbatas kepada rakyat Palestina di
wilayah-wilayah pendudukan Israel . Sadat dan PM Israel Menachem Begin
dianugerahi Nobel Perdamaian 1979. namun Israel tetap menolak perundingan
dengan PLO dan PLO menolak otonomi. Belakangan, otonomi versi Camp David
ini tidak pernah diwujudkan, demikian juga otonomi versi lainnya. Dan AS
sebagai pemrakarsanya juga tidak merasa wajib memberi sanksi, bahkan
selalu memveto resolusi PBB yang tidak menguntungkan pihak Israel .

1980

Israel secara sepihak menyatakan bahwa mulai musim panas 1980 kota
Yerussalem yang didudukinya itu resmi sebagai ibukota.

1982

Israel menyerang Libanon dan membantai ratusan pengungsi Palestina di
Sabra dan Shatila. Pelanggaran terhadap batas-batas internasional ini
tidak berhasil dibawa ke forum PBB karena – lagi-lagi – veto dari AS.
Belakangan Israel juga dengan enaknya melakukan serangkaian pemboman atas
instalasi militer dan sipil di Iraq , Libya dan Tunis .

1987

Intifadhah, perlawanan dengan batu oleh orang-orang Palestina yang tinggal
di daerah pendudukan terhadap tentara Israel mulai meledak. Intifadhah ini
diprakarsai oleh HAMAS, suatu harakah Islam yang memulai aktivitasnya
dengan pendidikan dan sosial.

1988, 15 Nopember

Diumumkan berdirinya negara Palestina di Aljiria, ibu kota Aljazair.
Dengan bentuk negara Republik Parlementer. Ditetapkan bahwa Yerussalem
Timur sebagai ibukota negara dengan Presiden pertamanya adalah Yasser
Arafat.

Setelah Yasser Arafat mangkat kursi presiden diduduki oleh Mahmud Abbas.
Dewan Nasional Palestina, yang identik dengan Parlemen Palestina
beranggotakan 500 orang.

1988, Desember

AS membenarkan pembukaan dialog dengan PLO setelah Arafat secara tidak
langsung mengakui eksistensi Israel dengan menuntut realisasi resolusi PBB
Nomor 242 pada waktu memproklamirkan Republik Palestina di pengasingan di
Tunis .

1991, Maret

Yasser Arafat menikahi Suha, seorang wanita Kristen. Sebelumnya Arafat
selalu mengatakan “menikah dengan revolusi Palestina”.

1993, September

PLO – Israel saling mengakui eksistensi masing-masing dan Israel berjanji
memberikan hak otonomi kepada PLO di daerah pendudukan. Motto Israel
adalah “land for peace” (tanah untuk perdamaian). Pengakuan itu dikecam
keras oleh pihak ultra-kanan Israel maupun kelompok di Palestina yang
tidak setuju. Namun negara-negara Arab ( Saudi Arabia , Mesir, Emirat dan
Yordania) menyambut baik perjanjian itu. Mufti Mesir dan Saudi
mengeluarkan “fatwa” untuk mendukung perdamaian.

Setelah kekuasaan di daerah pendudukan dialihkan ke PLO, maka sesuai
perjanjian dengan Israel , PLO harus mengatasi segala aksi-aksi anti
Israel . Dengan ini maka sebenarnya PLO dijadikan perpanjangan tangan
Yahudi.

Yasser Arafat, Yitzak Rabin dan Shimon Peres mendapat Nobel Perdamaian
atas usahanya tersebut.

1995

Rabin dibunuh oleh Yigar Amir, seorang Yahudi fanatik. Sebelumnya, di
Hebron , seorang Yahudi fanatik membantai puluhan Muslim yang sedang shalat
subuh. Hampir tiap orang dewasa di Israel , laki-laki maupun wanita, pernah
mendapat latihan dan melakukan wajib militer. Gerakan Palestina yang
menuntut kemerdekaan total menteror ke tengah masyarakat Israel dengan bom
“bunuh diri”. Targetnya, menggagalkan usaha perdamaian yang tidak adil
itu. Sebenarnya “land for peace” diartikan Israel sebagai “ Israel dapat
tanah, dan Arab Palestina tidak diganggu (bisa hidup damai).”

1996
Pemilu di Israel dimenangkan secara tipis oleh Netanyahu dari partai
kanan, yang berarti kemenangan Yahudi yang anti perdamaian. Netanyahu
mengulur-ulur waktu pelaksanaan perjanjian perdamaian. Ia menolak adanya
negara Palestina, agar Palestina tetap sekedar daerah otonom di dalam
Israel . Ia bahkan ingin menunggu/menciptaka n kontelasi baru (pemukiman
Yahudi di daerah pendudukan, bila perlu perluasan hingga ke Syria dan
Yordania) untuk sama sekali membuat perjanjian baru.

AS tidak senang bahwa Israel jalan sendiri di luar garis yang
ditetapkannya. Namun karena lobby Yahudi di AS terlalu kuat, maka Bill
Clinton harus memakai agen-agennya di negara-negara Arab untuk
“mengingatkan” si “anak emasnya” ini. Maka sikap negara-negara Arab
tiba-tiba kembali memusuhi Israel . Mufti Mesir malah kini memfatwakan
jihad terhadap Israel . Sementara itu Uni Eropa (terutama Inggris dan
Perancis) juga mencoba “aktif” menjadi penengah, yang sebenarnya juga
hanya untuk kepentingan masing-masing dalam rangka menanamkan pengaruhnya
di wilayah itu. Mereka juga tidak rela kalau AS “jalan sendiri” tanpa
bicara dengan Eropa.

2002 – Sampai sekarang

Sebuah usul perdamaian saat ini adalah Peta menuju perdamaian yang
diajukan oleh Empat Serangkai Uni Eropa, Rusia, PBB dan Amerika Serikat
pada 17 September 2002. Israel juga telah menerima peta itu namun dengan
14 “reservasi”. Pada saat ini Israel sedang menerapkan sebuah rencana
pemisahan diri yang kontroversial yang diajukan oleh Perdana Menteri Ariel
Sharon . Menurut rencana yang diajukan kepada AS, Israel menyatakan bahwa
ia akan menyingkirkan seluruh “kehadiran sipil dan militer yang permanen”
di Jalur Gaza (yaitu 21 pemukiman Yahudi di sana , dan 4 pemumikan di Tepi
Barat), namun akan “mengawasi dan mengawal kantong-kantong eksternal di
darat, akan mempertahankan kontrol eksklusif di wilayah udara Gaza , dan
akan terus melakukan kegiatan militer di wilayah laut dari Jalur Gaza.”
Pemerintah Israel berpendapat bahwa “akibatnya, tidak akan ada dasar untuk
mengklaim bahwa Jalur Gaza adalah wilayah pendudukan,” sementara yang
lainnya berpendapat bahwa, apabila pemisahan diri itu terjadi, akibat
satu-satunya ialah bahwa Israel “akan diizinkan untuk menyelesaikan tembok
– artinya, Penghalang Tepi Barat Israel – dan mempertahankan situasi di
Tepi Barat seperti adanya sekarang ini”

Di hari kemenangan Partai Kadima pada pemilu tanggal 28 Maret 2006 di
Israel , Ehud Olmert – yang kemudian diangkat sebagai Perdana Menteri
Israel menggantikan Ariel Sharon yang berhalangan tetap karena sakit –
berpidato. Dalam pidato kemenangan partainya, Olmert berjanji untuk
menjadikan Israel negara yang adil, kuat, damai, dan makmur, menghargai
hak-hak kaum minoritas, mementingkan pendidikan, kebudayaan dan ilmu
pengetahuan serta terutama sekali berjuang untuk mencapai perdamaian yang
kekal dan pasti dengan bangsa Palestina. Olmert menyatakan bahwa
sebagaimana Israel bersedia berkompromi untuk perdamaian, ia mengharapkan
bangsa Palestina pun harus fleksibel dengan posisi mereka. Ia menyatakan
bahwa bila Otoritas Palestina, yang kini dipimpin Hamas, menolak mengakui
Negara Israel , maka Israel “akan menentukan nasibnya di tangannya sendiri”
dan secara langsung menyiratkan aksi sepihak. Masa depan pemerintahan
koalisi ini sebagian besar tergantung pada niat baik partai-partai lain
untuk bekerja sama dengan perdana menteri yang baru terpilih.

Sementara itu sebelum terjadinya serangan habis-habisan Israel ke Gaza
(27/12/2008) , sudah terjadi serangan-serangan kecil di antara kedua belah
pihak di sekitar Jalur Gaza, disebabkan Israel menutup tempat-tempat
penyeberangan atau jalur komersial ke Gaza sehingga pasokan bahan bakar
minyak terhenti, yang memaksa satu-satunya pusat pembangkit listrik di
Jalur Gaza tutup.

Sebagai catatan akhir, Perdana Menteri Israel setelah Benjamin Netanyahu
berutur-turut adalah Ehud Barak, Ariel Sharon, dan yang masih berkuasa di
Israel dalam penyerangan di Gaza sekarang adalah Ehud Olmert. Sedangkan 4
faksi utama di Palestina adalah PLO, Al-Fatah, Jihad Islam Palestina
(JIP), dan yang berkuasa sekarang di Palestina adalah Hamas dengan Perdana
Menterinya Ismail Haniya. Dan gambar peta (klik di sini) yang
menggambarkan hilangnya tanah Palestina yang dicaplok oleh Israel sejak
tahun 1946 sampai dengan tahun 2000. Lihat posisi Gaza yang terjepit di
daerah kekuasaan Israel

DO’A UNTUK GAZA Februari 3, 2009

Posted by addurra31 in 1.
add a comment

“Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara, Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara, Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara, turunkan para Malaikatmu untuk membantu para Mujahidin di Gaza dan Seluruh Palestina, sebagaimana telah kau turunkan ribuan Malaikat di Badar, di Khandaq dan di Tabuk. Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara, ringankanlah penderitaan saudara-saudara kami di Gaza, kuatkanlah terus generasi baru dari antara anak-anak mereka, menjadi generasi yang akan membawa kami pada kejayaan Islam lewat Jihad fii Sabiilillah. Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara, janganlah Kau biarkan kami termasuk orang-orang yang berpangku tangan melihat kezaliman atas saudara-saudara kami. Daftarkan nama-nama kami dalam daftar panjang para Mujahidin Mukhlisin dan para Syuhada yang menjemput Syurga-Mu. Jangan Kau biarkan dunia yang hina ini melingkupi kehidupan kami sampai lupa pada Negeri Akhirat-Mu. Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara, anugerahkan kepada kami kesabaran memegang teguh agama-Mu dan wafatkan kami dalam keadaan Muslim.”

Kebiasan-Kebiasan Baik Pada Hari Jumat Februari 3, 2009

Posted by addurra31 in 1.
add a comment

Pada setiap hari Jumat diwajibkan untuk melakukan sholat Jumat kecuali
anak-anak dan perempuan, oleh sebab itu ada beberapa hal
kebiasaan-kebiasaan baik yang patut diperhatikan, diantaranya adalah:

1.Sungguh hari Jum’at menurut Islam merupakan hari terbaik sejak
matahari terbit sampai terbenamnya matahari.

2.Seorang muslim sebaiknya mandi atau mensucikan dirinya dengan wudhu
sesempurna mungkin sebelum pergi shalat. Kendatipun mandi tidak
diwajibkan, ia jelas mempunyai efek lebih membersihkan; berwudhu jelas
baik, tapi mandi bagaimanapun lebih utama.

3.Sebaiknya memakai pakaian yang terbaik dan juga parfum jika
tersedia, atau minyak rambut yang wangi sebaiknya juga dipakai untuk
rambut.

4.Menyikat gigi dengan tongkat gigi atau sikat gigi untuk membuat
mulut bersih dan beraroma segar. Hal ini memiliki tingkat keutamaan
lebih pada hari Jumat sebelum pergi sholat dibanding hari-hari yang lain.

5.Sebelum pergi sholat, kuku-kuku harus dipotong dan dibersihkan, dan
seseorang harus memastikan diri bahwa pakaiannya bersih dan janggut
serta kumisnya rapih.

6.Shalat Jumat secara berjamaah adalah kewajiban yang sangat penting
bagi setiap muslim; dengan pengecualian tertentu seperti anak-anak,
wanita dan mereka yang sakit tidak wajib melakukan shalat Jumat.

7.Jika terdapat lebih dari satu mesjid jami’, adalah lebih baik untuk
melaksanakan shalat Jum’at berjamaah di satu mesjid.

8.Disunahkan pergi sepagi mungkin ke mesjid pada hari Jum’at. Berjalan
kaki ke mesjid, jika mungkin, dan tidak berkendaraan adalah lebih baik.

9.Pada saat memasuki mesjid, peraturan-peraturan akhlak di dalam
mesjid harus diperhatikan.

10. Perlu bersikap hati-hati agar tidak menyakiti orang lain;
berdesakan di antara dua orang atau melangkahi orang lain.

11. Kebanyakan mesjid pada hari Jumat penuh dengan orang-orang yang
beribadah. Tak seorang pun berhak mengusir orang lain dari tempatnya
dan kemudian ia sendiri menempatinya. Ia sepatutnya memohon dengan
sopan agar mereka memberikan ruangan baginya.

12. Ketika di dalam mesjid, orang harus menghindari posisi duduk yang
dapat menyebabkannya mengantuk, tidur atau hal yang dapat membatalkan
wudhunya.

13. Jika merasakan dirinya mengantuk, ia sebaiknya berusaha merubah
tempatnya. Dalam hal ini, ia boleh berganti tempat dengan orang di
sebelahnya.

14. Diusahakan agar tidak mengambil posisi yang dapat menyingkap
auratnya antara pusar dan lutut.

15. Nabi Muhammad SAW melarang pelaku ibadat untuk duduk bersama
dengan posisi melingkar di dalam mesjid sebelum shalat Jumat, karena
hal ini akan menghalangi barisan yang lurus dan membuat ruangan yang
ada menjadi sempit.

16. Menghadap ke imam ketika ia memberikan khutbah di atas mimbar
merupakan akhlak yang baik.

17. Ketika imam memohonkan rahmat pada Alloh SWT bagi umat Islam, ia
tidak perlu menadahkan tangannya dengan sikap memohon.

18. Ketika shalat Jum’at selesai dikerjakan jamaah tidak boleh secara
serentak meninggalkan mesjid atau berdesak-desakan.

19. Konsep sabat tidak dikenal dalam Islam. Oleh karena itu Islam
tidak menuntut umatnya untuk berhenti bekerja sepanjang hari Jum’at.
Apa yang diperintahkan adalah berhenti bekerja selama waktu shalat.

20. Jamaah harus mendengarkan imam begitu ia khutbahnya dan tetap diam
hingga ia menyelesaikan khutbahnya. Melakukan shalat dengan main-main
adalah bertentangan dengan tujuan shalat Jum’at.

21. Makruh hukumnya berpuasa pada hari Jum’at. Tapi jika dihubungkan
dengan puasa hari Kamis atau Sabtu, berpuasa pada hari Jum’at dibolehkan.

22. Tidak ada keutamaan dan juga tidak diharuskan untuk membatalkan
bepergian pada hari Jum’at.

23. Hari Jum’at adalah kesempatan yang paling baik untuk mengingat
Nabi, sallallohu alaihi wasallam, dan memohonkan rahmat untuknya
dengan mengucapkan: Allohumma shalli ala Muhammad wa ala ali Muhammad
(ya Alloh rahmatilah Muhammad dan keluarga Muhammad).

24. Membaca al-Qur’an surat al-Kahfi disunahkan pada setiap hari Jum’at.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.